Ada banyak hal di dunia ini yang dapat kita lakukan agar kita mendapat tempat yang layak dan pengakuan dari Allah SWT sebagai hambaNYA yang soleh. Salah satu nya dengan bersedekah, kendati demikian kita bisa bercermin dari para sahabat rasul tentang sedekah yang tidak biasa bisa dilakukan orang lain di zaman itu.

Dalam kitab Nashbur Rayah dijabarkan bagaimana ketika Sayyidina Umar bin Khattab mendapat pembagian tanah di Khaibar. Lalu apa yang dilakukan Sayyidina Umar? Beliau mengizinkan bagi siapapun yang hendak mengolah dan mengambil hasil dari tanahnya dengan cara layak.

Kisah sahabat Rasul lainnya yang gemar bersedekah hal yang disukainya datang dari Abdurrahman bin Auf. Dalam berbagai catatan literatur dan khazanah Islam, Abdurrahman bin Auf pernah menginfakkan separuh harta yang dimiliki. Ditambah dengan 40 ribu dinar, 500 ekor kuda, dan 500 ekor unta hasil perniagaannya.

Dari keseluruhan kisah ini, terdapat hikmah yang bisa dipetik. Tentang bagaimana kesetiaan dan juga kepercayaan hati para sahabat bahwa harta dan rezeki yang melekat pada manusia hanyalah titipan. Di samping harta tersebut sesungguhnya ada hak-hak milik orang lain yang dititipkan Allah kepada umatnya yang berlebih.